Korban bernisial DR, berusia 30 tahun warga Sukaraja, Sukabumi.
| Satreskrim Polres Sukabumi Kota menangkap empat terduga pelaku pengeroyokan hingga meninggal dunia.
Korbannya adalah DR berusia 30 tahun warga Kecamatan Sukaraja, Sukabumi.
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, mengatakan peristiwa itu terjadi di depan Pool Agen Bus MGI Sukaraja, Jalan Raya Sukaraja Nomor 82, Kampung Cibeureum, Desa Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, pukul 17.30 WIB, Sabtu (2/5/2026).
“Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Setelah dilakukan penyelidikan, kami berhasil mengamankan empat terduga pelaku,” ujar AKBP Sentot saat konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota, Selasa (2/6/2026).
Keempat terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial MM alias L (24), warga Sukaraja, EE (52), warga Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, MA alias U (46), warga Sukaraja, serta MNG alias J (36), warga Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.
Tiga pelaku pertama berhasil diamankan hanya beberapa jam setelah kejadian, sementara MNG ditangkap petugas pada 6 Mei 2026 setelah sempat dilakukan pengejaran.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan sejumlah saksi, korban diduga menjadi sasaran pengeroyokan yang dilakukan secara bersama-sama menggunakan balok kayu, batu, dan benda lainnya hingga mengalami luka berat.
“Korban sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Namun karena luka yang dialaminya cukup serius, korban akhirnya meninggal dunia,” jelas AKBP Sentot.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu batang kayu kaso sepanjang sekitar 90 sentimeter, dua buah batu yang diduga digunakan saat kejadian, pakaian yang dikenakan para pelaku, serta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Menurut AKBP Sentot, rekaman CCTV menjadi salah satu alat bukti penting yang membantu penyidik mengidentifikasi para pelaku sekaligus memperkuat konstruksi hukum dalam perkara tersebut.
Dari hasil pemeriksaan sementara, aksi pengeroyokan itu diduga dipicu motif balas dendam. Sehari sebelum kejadian, korban diduga sempat terlibat perselisihan dengan salah seorang pelaku, MM, yang menyebabkan MM mengalami luka sayatan di bagian wajah akibat benda tajam.
“Diduga karena tidak terima atas kejadian tersebut, pelaku MM bersama tiga pelaku lainnya mencari korban dan melakukan pengeroyokan hingga korban meninggal dunia,” ujarnya.***
