| BPC HIPMI Kota Bandung bersama Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Kota Bandung resmi menggelar kegiatan Kick Off Program Wirakarya 2026, Minggu (18/5/2026) lalu. Acara ini diselenggarakan selama empat hari secara daring dan luring.
Kegiatan ini menjadi langkah awal sinergi strategis dalam menciptakan ekosistem pengembangan kewirausahaan bagi generasi muda, khususnya dalam meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan daya saing sumber daya manusia di Kota Bandung.
Program Wirakarya hadir sebagai wadah pembinaan dan penguatan kapasitas melalui pelatihan, mentoring, pengembangan mindset entrepreneurship dan intrapreneurship, hingga penguatan jejaring bisnis dan industri. Program ini ditujukan bagi calon pegawai, pegawai, maupun pelaku UMKM agar mampu memiliki pola pikir adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun dunia usaha.
Kick off berlangsung dengan penuh antusias dan dihadiri oleh peserta UMKM dari Kota Bandung maupun luar daerah yang memiliki semangat untuk berkembang di dunia usaha dan industri kreatif. Acara ini akan diselenggarakan selama empat hari secara hybrid, menggabungkan sesi luring dan daring guna memberikan akses pembelajaran yang lebih luas bagi para peserta.
Ketua BPC HIPMI Kota Bandung Ibrahim Imaduddin Islam mengatakan program ini adalah bentuk komitmen kami dalam mencetak wirausaha baru yang nantinya akan membuka lapangan pekerjaan baru.
"Sejak awal kepengurusan, kami fokus untuk membina banyak anak muda agar memiliki keilmuan dan kemampuan untuk berwirausaha, besar harapannya hasil program ini akan punya kontribusi buat perekonomian Kota Bandung. Terima kasih kepada BBPVP Kota Bandung yang sudah berkenan berkolaborasi bersama kami," kata Ibam, sapaan akrabnya, Kamis (19/5/2026).
Direktur HIPMI Academy, Ganjar Hidayat turut menyampaikan pentingnya membangun fondasi usaha yang kuat dibanding hanya mengejar pertumbuhan instan.
“Banyak bisnis hari ini ingin berkembang secara cepat, tetapi melupakan pondasi yang menjadi penopang keberlanjutan usaha. Padahal perusahaan yang kuat dibangun dari sistem, budaya, dan kualitas sumber daya manusia yang bertumbuh secara berkelanjutan, bukan hanya sekadar pertumbuhan sesaat,” ungkap Ganjar.
Ketua Bidang 11 BPC HIPMI Kota Bandung, Yandi Purnawijaya menyampaikan bahwa mindset entrepreneurship menjadi hal penting yang perlu dimiliki oleh setiap individu, baik di dunia usaha maupun dunia profesional.
“Entrepreneurship dan intrapreneurship mindset bukan hanya penting bagi seseorang yang ingin membangun bisnis, tetapi juga bagi mereka yang ingin berkembang dalam dunia karier profesional. Pola pikir ini membantu seseorang menjadi lebih kreatif, solutif, adaptif, dan mampu menciptakan nilai di mana pun mereka berada,” ujar Yandi Purnawijaya.
Sementara itu, perwakilan BBPVP Kota Bandung, Heri Budiman menegaskan pentingnya pengembangan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
“Pengembangan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat menjadi hal yang sangat penting di tengah perkembangan industri yang terus berubah. Karena itu, pelatihan vokasi harus mampu adaptif terhadap kebutuhan industri agar masyarakat memiliki kompetensi yang relevan dan siap bersaing,” ujar Heri Budiman.
Melalui Program Wirakarya 2026, BPC HIPMI Kota Bandung dan BBPVP Kota Bandung berharap dapat menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi pengembangan ekonomi kreatif serta pertumbuhan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.
