Logo
Featured Image
Bandungraya

HIPMI Kota Bandung Jadi Hub Magang Industri

480 Lulusan SMA/SMK Disiapkan Masuk Dunia Kerja

Jurnalis
Wartawan deram
Editor deram 10 April 2026

DARA – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bandung menjalin kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung untuk menjalankan program On The Job Training atau magang industri.

 

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di kantor BBPVP Bandung, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kota Bandung, Selasa (7/4/2026) lalu.

 

Sekretaris Umum BPC HIPMI Kota Bandung Mukti Widodo mengatakan kolaborasi ini bertujuan menjembatani kesenjangan antara lulusan pelatihan kerja dengan kebutuhan nyata di dunia usaha.

 

Menurutnya, banyak peserta pelatihan vokasi yang telah memiliki keterampilan dasar, namun masih membutuhkan pengalaman kerja langsung sebelum benar-benar siap masuk dunia industri.

 

“Banyak lulusan pelatihan yang sudah memiliki keterampilan dasar, tetapi masih membutuhkan pengalaman kerja langsung. Sementara pengusaha muda membutuhkan tenaga kerja yang siap pakai,” kata Mukti, Kamis (9/4/2026).

 

Ia menilai program On The Job Training menjadi salah satu cara untuk menyelaraskan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri, sekaligus memperkuat keterhubungan antara dunia pelatihan dan dunia usaha.

 

Melalui kerja sama ini, anggota HIPMI Kota Bandung juga dapat memperoleh akses terhadap calon tenaga kerja yang telah mendapatkan pelatihan dari BBPVP.

Selain itu, skema magang dinilai dapat membantu pengusaha mengurangi biaya dan risiko rekrutmen awal, sekaligus memberi kesempatan perusahaan membentuk calon karyawan sesuai kebutuhan dan budaya kerja masing-masing.

 

Ketua Bidang Pendidikan, Ketenagakerjaan, Riset, Kesehatan, dan Olahraga BPC HIPMI Kota Bandung Yandi Purnawijaya menambahkan, dalam kerja sama ini HIPMI berperan sebagai penghubung antara BBPVP dengan perusahaan anggota HIPMI yang membutuhkan tenaga kerja.

 

“Program ini merupakan tindak lanjut dari industrial gathering bersama Pak Menteri Yasierli. Dimana mang Ibam, ketua BPC HIPMI Kota Bandung, berkomitmen terus berperan aktif dalam menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat, khususnya di Kota Bandung,” ujar Yandi.

 

Ia menjelaskan program magang ini menyasar lulusan SMA, SMK, MA, hingga Paket C sederajat. Pada tahun 2026, program tersebut menargetkan sebanyak 480 peserta dapat mengikuti program magang berbasis proyek atau Project Based Learning (PBL).

 

Pada tahap awal, peserta magang akan ditempatkan di 11 perusahaan mitra yang telah berpartisipasi dalam program tersebut.

 

Ian menambahkan, pengusaha yang terlibat dalam program ini tidak hanya menjadi tempat bekerja bagi peserta magang, tetapi juga memberikan pendampingan secara langsung.

 

“Para pengusaha tidak hanya menjadi pemberi kerja, tetapi juga mentor yang memberikan arahan dan pengalaman praktis di lapangan,” katanya.

 

Menurut Ian, program magang ini juga membuka peluang bagi peserta untuk direkrut menjadi karyawan tetap apabila menunjukkan kinerja yang baik selama masa pelatihan.

 

Ia berharap kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga pelatihan vokasi dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

 

“Ke depan kami ingin memastikan link and match antara pelatihan dan dunia usaha benar-benar terjadi, bukan hanya wacana,” ujarnya.

Opini Pembaca