Logo
Featured Image
Jabar

Ketum PWI Kukuhkan dan Lantik Ketua dan Penguruus OWI Jabar , Ini Susunanya

Jurnalis
Wartawan Maji
Editor Agus Dinar 2 Oktober 2026

DARA |Gedung Merdeka, Kota Bandung, menjadi saksi dimulainya babak baru perjalanan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat. Di gedung bersejarah itu, Jumat (2/10/2026), kepengurusan PWI Jawa Barat masa bakti 2026–2031 resmi dilantik.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir melantik Tantan Sulthon B, S.Sos., M.Sos. sebagai Ketua PWI Jawa Barat untuk lima tahun ke depan.

Pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian struktur organisasi. Di balik susunan kepengurusan baru, PWI Jawa Barat menempatkan sejumlah bidang yang berkaitan langsung dengan dinamika profesi wartawan, mulai dari organisasi dan pendidikan, advokasi hukum, kesejahteraan, kemitraan hingga transformasi digital.

Tantan akan memimpin organisasi bersama jajaran pengurus yang mengisi sejumlah posisi strategis.

Di bidang organisasi, Ghiok Riswoto, M.I.Kom. dipercaya sebagai Wakil Ketua. Ahmad Syukri A menempati posisi Wakil Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum, sedangkan Zaenal Ihsan, S.Sos. menjadi Wakil Ketua Bidang Pendidikan.

Bidang kesejahteraan dipercayakan kepada Roberto Arieza Martin Purba, M.I.Kom. Sementara Novianti Nurulliah, S.Sos., M.I.Kom. menangani bidang kerja sama.

Untuk menjawab perubahan pola konsumsi informasi dan perkembangan teknologi media, M. Yudha Satria P, S.Sos. dipercaya sebagai Wakil Ketua Bidang Multimedia dan IT. Adapun Bambang Ganefa mengemban tugas sebagai Wakil Ketua Bidang Pengelolaan Aset.

Roda administrasi organisasi akan dijalankan Sekretaris Sandy Ferdiana, M.I.Kom., bersama Wakil Sekretaris I M. Nurofik, S.Pd. dan Wakil Sekretaris II M. Taufik Hidayat, M.M.

Posisi bendahara ditempati Dra. Ati Suprihatin, M.I.Kom., dengan Andri Ridwan Fauzi, M.Sos. sebagai Wakil Bendahara.

Membagi Jawa Barat dalam Enam Wilayah Pembinaan

Jawa Barat bukan wilayah kecil. Puluhan kabupaten dan kota dengan karakteristik persoalan media yang berbeda membuat pembinaan organisasi membutuhkan pola kerja yang terstruktur.

Karena itu, kepengurusan baru PWI Jawa Barat membagi wilayah pembinaan ke dalam enam kawasan.

Ahmad Fikri, A.Md. dipercaya sebagai Kepala Seksi Pembinaan Daerah.

Wilayah Indramayu, Subang, Karawang dan Purwakarta menjadi tanggung jawab Asep Yadi Sobana. Cirebon, Majalengka dan Kuningan ditangani M. Noli Alamsyah.

Asep Solihin mendapat tugas membina Cianjur, Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi. Sementara Bogor, Bekasi dan Depok berada di bawah pembinaan Sofwan Ali.

Untuk wilayah Ciamis, Tasikmalaya, Garut dan Sumedang, pembinaan dipercayakan kepada Faizal Ammirudin.

Adapun Kota dan Kabupaten Bandung, Cimahi serta Kabupaten Bandung Barat menjadi wilayah pembinaan Rahmat Sudarmaji.

Pembagian ini menjadi salah satu instrumen organisasi untuk menjaga hubungan PWI Jawa Barat dengan kepengurusan di tingkat kabupaten dan kota.

Selain pembinaan daerah, organisasi juga memperkuat sektor keanggotaan. Seksi Keanggotaan dipimpin Jejep Falahul Alam, S.Sos., bersama Mildan Abdalah dan Iswan Darsono.

Seksi Kelompok Kerja berada di bawah Roby Sanjaya, dengan Gingin Tigin Ginulur sebagai anggota.

Advokasi dan Pendidikan Wartawan Mendapat Ruang

Profesi wartawan tidak hanya berhadapan dengan tuntutan menghasilkan informasi. Dalam praktiknya, wartawan juga menghadapi persoalan hukum, perkembangan teknologi dan perubahan ekosistem media.

Kepengurusan PWI Jawa Barat 2026–2031 menempatkan pembelaan dan pembinaan hukum sebagai salah satu bidang utama.

Dian Suryana, S.H. dipercaya memimpin Seksi Advokasi, didampingi Uyo Taryo, S.H. dan Riki Rizki, S.H.

Sementara Seksi Pembinaan Hukum dipimpin Drs. Ahmad Rayadi, bersama Dr. AS Haris Sumadiria, M.Si. dan Irawansyah, S.H., M.H.

Di sektor pendidikan dan peningkatan kapasitas, Eli Siti Wasliah, M.Kom. dipercaya sebagai Kepala Seksi Pendidikan dan Pelatihan, bersama Miftahul Akmal.

Pendidikan tidak hanya diarahkan pada peningkatan kemampuan jurnalistik. Struktur organisasi juga memberikan ruang bagi pengembangan seni, budaya, olahraga serta penelitian.

Seksi Seni Budaya dipimpin Rosyid E. Abby bersama Rusdi Polpoke, S.Pd.

Seksi Olahraga dipimpin Briliant Awal, S.Sos., M.I.Kom., bersama Sugiri Ugi Adiyanto, S.Pd., Dudi Hendayat, Arif Rahman, S.I.Kom. dan Dadi Mulyanto.

Adapun sektor penelitian dan pengembangan dipercayakan kepada Sri Sumarni, S.Pd.I., M.Si. sebagai Kepala Seksi Litbang, dengan Dodo Rihanto, A.M.Pd. sebagai anggota.

Kesejahteraan hingga Transformasi Digital

Persoalan kesejahteraan wartawan juga masuk dalam struktur kepengurusan baru.

Heni Suhaeni dipercaya sebagai Kepala Bidang Usaha, didampingi Andy Rusnandy, S.T.

Di bidang kerja sama, Seksi Kemitraan dipimpin Taufik Ilyas, A.Md., bersama Reni Susanti, S.Sos., M.I.Kom.

Sementara itu, perubahan lanskap media digital terlihat dari adanya sejumlah perangkat khusus yang menangani ruang siber, media sosial serta jurnalistik foto dan video.

Oktora Veriawan, S.Pd.OR. dipercaya memimpin Seksi Siber bersama Edi Kusnaedi dan Billy Adiyaksa, S.H.

Seksi Media Sosial dipimpin Heri Gunawan, A.Md. bersama Amat Heryadin.

Sedangkan Seksi Wartawan Foto/Video dipimpin Andri Gurnita, S.Sos., dengan Armin Abdul Jabbar.

Struktur tersebut menunjukkan bahwa aktivitas jurnalistik kini tidak lagi hanya berkutat pada media konvensional. Distribusi informasi telah bergerak ke berbagai platform digital yang menuntut kemampuan berbeda dari para pekerja media.

Untuk pengelolaan aset organisasi, Drs. Wawan Ruswana, A.Md. dipercaya sebagai Kepala Seksi Pendataan dan Pengelolaan, didampingi Caca Cariwan.

Tiga Dewan Menopang Struktur Organisasi

Selain jajaran pengurus harian dan bidang-bidang kerja, PWI Jawa Barat periode 2026–2031 juga dilengkapi Dewan Penasihat, Dewan Kehormatan dan Dewan Pakar.

Dewan Penasihat dipimpin Drs. Firman Rahmat NR sebagai ketua dan Prof. Dr. Enjang AS sebagai sekretaris. Anggotanya terdiri dari Dr. Nindi Aristi, S.Sos., M.Kom., Dr. K.H. Tata Sukayat, M.Ag., dan Imam Wahyudi.

Dewan Kehormatan dipimpin Drs. Oland PH Sibarani. Posisi sekretaris ditempati Aep Saepuloh, S.T., dengan H.M. Syafrin Zaini sebagai anggota.

Sementara Dewan Pakar diisi Drs. H.M. Ruslan, Dr. Nanang Solihin, S.H., M.H., Drs. Suherlan, Dr. Sufyan Muhamad, Danang Donoroso dan Agus Dinar.

Komposisi tersebut melengkapi struktur PWI Jawa Barat dalam menjalankan fungsi organisasi selama lima tahun mendatang.

Lima Tahun di Tengah Perubahan Dunia Pers

Pelantikan di Gedung Merdeka menandai dimulainya masa kerja Tantan Sulthon bersama jajaran pengurus PWI Jawa Barat periode 2026–2031.

Tantangan organisasi pers dalam lima tahun ke depan tidak hanya berkaitan dengan penguatan internal. Perubahan teknologi, pergeseran pola konsumsi berita, berkembangnya media sosial dan kebutuhan peningkatan kompetensi wartawan turut menjadi bagian dari dinamika yang harus dihadapi.

Dengan struktur yang mencakup organisasi, pembinaan daerah, advokasi hukum, pendidikan, kesejahteraan, kemitraan, multimedia, teknologi informasi hingga pengelolaan aset, kepengurusan baru PWI Jawa Barat kini memasuki fase kerja yang sesungguhnya.

Dari Gedung Merdeka, kepemimpinan Tantan Sulthon resmi dimulai. Lima tahun ke depan akan menjadi ruang bagi struktur baru tersebut untuk menerjemahkan susunan organisasi menjadi program dan kerja nyata bagi PWI Jawa Barat.***

Dapatkan Update Berita Terkini!

Mari bergabung di Saluran WhatsApp kami untuk mendapatkan informasi terbaru dan terpercaya langsung di genggaman Anda.

Gabung Saluran WA

Opini Pembaca