Logo
Featured Image
Jabar

Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, Ekonomi UMKM Menggeliat

Jurnalis
Wartawan deram
Editor deram 3 Mei 2026

DARA | Ribuan warga senang dan antusias terhadap pelaksanaan Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran di Kabupaten Sumedang, Sabtu malam (2/5/2026). Mulai dari pedagang hingga komunitas merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut.

 

Lilis, warga dari Gunung Puyuh Permai mengaku senang dan antusias menunggu arak-arakan di depan Alun-alun Sumedang. Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran diawali dengan acara mengarak Mahkota Binokasih yang diiringi kereta kencana. Arak-arakan melintasi jalan utama Kabupaten Sumedang.

 

"Seneng lihat acara budaya seperti ini, ajak anak sama suami nonton ke Alun-alun," ujarnya Sabtu (2/5/2026).

 

Asep, dari kelompok paguyuban Asep Sumedang mendukung kegiatan peringatan Tatar Sunda. Menurutnya kegiatan kebudayaan harus terus dilestarikan dan dikenalkan kepada anak muda.

 

"Setuju kalau diselenggarakan setiap tahun," tambahnya. 

 

Penjual es teh di Alun-alun, Santi mengaku hari ini sudah tiga galon air es teh yang terjual, sedangkan pada hari biasa hanya habis satu galon.

 

"Alhamdulillah, kalau ada acara seperti ini penjualan naik banyak. Sering-sering saja acara seperti ini biar laku banyak," katanya.

 

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, setiap kegiatan kebudayaan pasti juga akan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

 

"Potensi ekonomi pasti tinggi. Setiap kegiatan seperti ini juga melahirkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) baru. Ini kan tergolong mendadak, tahun depan Sumedang akan berdandan pasti potensinya akan jauh lebih baik," ujar KDM, sapaan akrab gubernur.

 

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menuturkan, kamar hotel penuh oleh tamu yang ingin berlibur panjang di Sumedang sekaligus menonton kirab budaya.

 

"Hotel penuh, restoran penuh dan saya yakin UMKM di Sumedang senang dan berkembang. Terima kasih atas inisiasi kegiatan ini di Sumedang," tuturnya.

Opini Pembaca