Kompetensi ASN Jabar Nyaris Sempurna, 37,11 Persen dari Maksimal 40 Persen
Berdasarkan penilaian Lembaga Administrasi Negara, tingkat kematangan Corporate University berada pada level Advanced.
DARA| Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pada 2025, Indeks Profesionalitas ASN Jabar dalam aspek kompetensi telah mencapai 37,11 persen dari skala maksimal 40 persen berdasarkan penilaian Lembaga Administrasi Negara.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Barat Ika Mardiah menyampaikan, Jabar Corporate University menjadi instrumen utama penguatan kapasitas aparatur.
"Sepanjang 2025, lebih dari 31.000 ASN Pemprov Jabar mengikuti program peningkatan kompetensi berbasis sistem terpadu dalam Jabar Corporate University," kata Ika dalam Musyawarah Rencana Pengembangan Kompetensi (Musrenbangkom) BPSDM Jabar 2026, Jumat (20/2/2026).
Berdasarkan penilaian Lembaga Administrasi Negara, tingkat kematangan Corporate University berada pada level Advanced.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman mengatakan, target peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Jabar tidak akan tercapai tanpa sumber daya manusia (SDM) birokrasi yang unggul. ASN harus menjadi penggerak perubahan sekaligus teladan pelayanan bagi masyarakat.
Dengan pembelajaran mandiri minimal 20 jam per tahun melalui Jabar Corporate University, Herman yakin ASN Jabar dapat menghasilkan berbagai inovasi.
Selain itu, untuk meningkatkan kompetensi ASN, perlu pemetaan menyeluruh melalui asesmen terintegrasi terhadap sekitar 50.000 ASN Jabar.
Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi Negara, Erna Irawati menambahkan, Corporate University akan menjadi ekosistem belajar terintegrasi yang wajib ada di setiap lembaga pemerintah. Tujuannya agar kebiasaan belajar sebuah organisasi terbentuk sehingga berdampak langsung pada kinerja organisasi.
Editor: Maji
