Logo
Daerah

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Garut Berhasil Ditemukan

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Garut Berhasil Ditemukan
Petugas mengevakuasi korban hanyut di Sungai Cimanuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Rabu (7/1/2026).(Foto: andre/dara)

Derasnya arus Sungai Cimanuk serta banyaknya material di dasar sungai menjadi tantangan.


DARA| Upaya pencarian korban yang hanyut di Sungai Cimanuk oleh Tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil. Pada hari ketiga pencarian, Rabu (7/1/2026), korban berhasil ditemukan di aliran Sungai Cimanuk wilayah Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut.

Korban diketahui bernama Titi (80), warga Kampung Bojong Kalapa, Desa Karangsari, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Sebelumnya, korban dilaporkan melompat dari jembatan dan terseret arus Sungai Cimanuk di wilayah Kampung Cibuluh, Desa Cimurah, Kecamatan Karangpawitan pada Senin (5/1/2026).

Kapolsek Karangpawitan, Polres Garut, AKBP M. Duhri, mengatakan usai dilaporkan hlang terseret arus Sungai Cimanuk, aparat kepolisian bersama Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Kabupaten Garut, serta relawan terus melakukan penyisiran intensif di sejumlah titik aliran Sungai Cimanuk.

Menurut M. Duhri, fokus pencarian diarahkan pada lokasi-lokasi yang dinilai rawan, termasuk area pusaran air dan bantaran sungai dengan arus tenang.  Ia menyebutkan, bahwa tim di lapangan dibagi menjadi beberapa kelompok guna mempercepat proses pencarian dan evakuasi korban.

"Kami bersama Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran melalui jalur air menggunakan perahu karet, serta pemantauan visual di sepanjang bantaran sungai. Area pencarian meliputi lokasi awal korban tercebur hingga beberapa kilometer ke arah hilir," ujarnya, Rabu (7/1/2026).

M. Duhri menuturkan, proses pencarian terhadap korban tidak berjalan mudah. Derasnya arus Sungai Cimanuk serta banyaknya material di dasar sungai menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas. Meski demikian, ungkapnya, seluruh personel tetap berkomitmen untuk memaksimalkan upaya pencarian dengan mengedepankan keselamatan tim di lapangan.

"Pada Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WIB, tim kembali melanjutkan pencarian dan sekitar pukul 10.00 WIB korban akhirnya ditemukan di wilayah Cinunuk, Kecamatan Wanaraja," ucapnya.

Setelah ditemukan, lanjut M. Duhri, petugas langsung melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya memberikan informasi kepada pihak keluarga korban, menyampaikan laporan kepada pemerintah desa setempat, serta menghubungi Puskesmas Karangpawitan untuk proses evakuasi menggunakan ambulans.

M. Duhri menambahkan, dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dinyatakan selesai. Menurutnya, sinergi antara kepolisian, Tim SAR gabungan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam proses pencarian ini.

"Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama saat kondisi arus deras," katanya.


Editor: Maji