Logo
Featured Image
Foto: Istimewa
Bandungraya

RSUD Cililin Kirim Tenaga Kesehatan Teladan Jadi Relawan Korban Bencana NTT

Jurnalis
Wartawan Heni Suhaeni
Editor Denkur 10 September 2026

DARA | Rumah Sakit Unum Daerah (RSUD) Cililin Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengirimkan salah satu tenaga kesehatan terbaiknya untuk bergabung dalam misi kemanusiaan penanganan korban bencana di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan respons kemanusiaan bagi yang terkena musibah.

Agus Nurjaman, seorang perawat yang dipercaya untuk bergabung dalam tim tersebut. Agus memiliki pengalaman dalam penanganan berbagai situasi kebencanaan, diantaranya dalam respons bencana Cianjur, Pasirlangu hingga Aceh.

Ia bersama 260 relawan kesehatan dari berbagai profesi akan membantu penanganan kesehatan para penyintas, khususnya di wilayah Kabupaten Manggarai Timur, NTT,  mulai 7 hingga 20 September 2026.

Mereka sebagai bagian dari Tim Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang dikerahkan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak bencana.

Mendapat kesempatan menjadi relawan NTT, Agus mengatakan jika pengalaman menjadi relawan sebelumnya, menjadk salah satu modal penting dalam menjalankan tugas kemanusiaan kali ini. 

Kehadirannya diharapkan dapat turut meringankan beban masyarakat yang terdampak serta memberikan pelayanan kesehatan secara optimal di tengah kondisi pasca bencana.

“Ini adalah panggilan kemanusiaan. Kita sebagai makhluk sosial sudah selayaknya membantu masyarakat yang terdampak. Menjadi relawan kesehatan merupakan salah satu wujud pengabdian bagi bangsa dan negara,” ujar Agus.

Perjalanan menuju lokasi tugas juga menjadi tantangan tersendiri. Agus bersama para relawan kesehatan lainnya harus menempuh perjalanan melalui Bandara Juanda, Surabaya, menyusul adanya kendala operasional penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta,dilanjutkan dengan 15 jam perjalanan darat dari Bandara Komodo Labuan Bajo sampe ke Puskesmas Mombok Manggarai Timur NTT.

Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat Agus untuk menjalankan tugas. Baginya, tantangan dalam perjalanan merupakan bagian dari pengabdian yang harus dijalani demi dapat segera hadir dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Perjalanan kali ini memang tidak mudah, tetapi semangat untuk membantu masyarakat tidak boleh surut. Selama kita masih diberikan kesempatan dan kemampuan untuk membantu, kita akan berusaha memberikan yang terbaik,” tambah Agus.

Sementara itu, Kepala RSUD Cililin,  Hj. Neng Djulaeha mengatakan, keberangkatan Agus menjadi bentuk nyata komitmen RSUD Cililin dalam mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan bencana sekaligus menjadi wujud pengabdian tenaga kesehatan kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

RSUD Cililin bangga dapat berkontribusi dalam misi kemanusiaan ini.

"Semoga seluruh tenaga kesehatan yang bertugas diberikan kesehatan, keselamatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan amanah kemanusiaan," ujarnya.***

Dapatkan Update Berita Terkini!

Mari bergabung di Saluran WhatsApp kami untuk mendapatkan informasi terbaru dan terpercaya langsung di genggaman Anda.

Gabung Saluran WA

Opini Pembaca