Logo
Featured Image
Bandungraya

Sinergi HIPMI dan KNPI Siapkan Ekosistem Ekonomi Baru untuk Bandung

Jurnalis
Wartawan deram
Editor deram 5 Juli 2026

DARA | DPD KNPI Kota Bandung menggagas kolaborasi strategis bersama 

BPC HIPMI Kota Bandung, KADIN Kota Bandung dan Telkom University melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Hutanika, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat (3/7/2026) malam.

 

Sinergi lintas organisasi ini menjadi langkah awal membangun ekosistem ekonomi yang lebih kuat sekaligus meningkatkan kualitas hidup generasi muda di Kota Bandung.

Ketua DPD KNPI Kota Bandung, Bena Aji Satria, mengatakan kolaborasi tersebut berangkat dari semangat pemuda untuk menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai tantangan ekonomi yang sedang dihadapi masyarakat.

 

Menurutnya, ketidakstabilan geopolitik global berdampak pada perekonomian nasional dan daerah yang dirasakan langsung oleh masyarakat melalui meningkatnya tantangan memperoleh pekerjaan, terbatasnya kesempatan meningkatkan kompetensi, hingga masih tingginya angka pengangguran di kalangan usia produktif.

 

"KNPI tidak ingin hanya menjadi organisasi kepemudaan yang berhenti pada aktivitas seremonial. Kami ingin menghadirkan gerakan nyata yang berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya pemuda Kota Bandung," ujar Bena.

 

Ia menjelaskan, kolaborasi ini merupakan inisiasi Bidang Ekonomi DPD KNPI Kota Bandung yang diisi oleh anak-anak muda dengan semangat kewirausahaan dan pembangunan ekonomi. Karena itu, KNPI memilih menggandeng KADIN dan HIPMI yang memiliki pengalaman dalam pengembangan dunia usaha, serta Telkom University sebagai mitra akademik yang akan memastikan seluruh program disusun berdasarkan riset dan kajian ilmiah.

 

Bena menilai sinergi tersebut penting karena KNPI memiliki jaringan organisasi yang kuat hingga tingkat kecamatan dengan 151 Organisasi Kepemudaan (OKP). Potensi besar tersebut perlu dipadukan dengan pengalaman dunia usaha dan dukungan akademik agar menghasilkan program yang berkelanjutan.

 

"Kami ingin menggerakkan seluruh potensi pemuda secara kolaboratif. Dengan kekuatan jaringan KNPI, pengalaman dunia usaha dari KADIN dan HIPMI, serta pendampingan akademik dari Telkom University, kami optimistis akan lahir gerakan ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," katanya.

 

Penandatanganan MoU ini sekaligus menjadi kick off rangkaian program besar yang akan dilaksanakan pada akhir Juli 2026 melalui kegiatan Pasar Raya di Lapangan Saparua, Kota Bandung. 

 

Ke depan, kerja sama antar lembaga akan ditindaklanjuti melalui Memorandum of Agreement (MoA) yang memuat rencana aksi bersama. Sejumlah program prioritas yang telah disiapkan antara lain penyelenggaraan job fair, pelatihan kewirausahaan digital, pembentukan inkubator bisnis di setiap kecamatan bersama HIPMI, hingga penyusunan policy brief bersama KADIN dan Telkom University sebagai bahan rekomendasi kebijakan kepada Pemerintah Kota Bandung.

 

Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bandung Ibrahim Imaduddin Islam menyambut baik kerjasama tersebut. Harapan besarnya, kata Ibrahim, terbangun sinergi konkret khususnya untuk kegiatan kewirausahaan. Seperti program pelatihan, seminar, pendampingan bisnis, mentorship serta akses permodalan bagi teman wirausaha.

 

"Kita tahu kondisi ekonomi sedang tidak baik saja dan kolaborasi seperti ini sangat dibutuhkan agar semakin banyak anak muda yang berwirausaha dan bisa membuka lapangan kerja dan tentu bisa berdiri di kaki sendiri," tuturnya.

 

MoU empat pihak ini, lanjut Ibrahim, menjadi jalan sinergi pentahelix antarpihak yang punya kelebihan tersendiri. KNPI punya jaringan mengakar hingga tingkat kecamatan, Tel-U sebagai lembaga riset.

 

"Sementara HIPMI dan KADIN punya kurikulum dan akses permodalan dan punya jaringan pengusaha baik menengah atau besar yang bisa menjadi rantai pasok bagi pengusaha yang bisa terbangun dalam program ini. Jadi kami sambut baik dan siap berkolaborasi dengan semua pihak," jelasnya.

 

Opini Pembaca