Tradisi tahunan, jelang lebaran wartawan selalu diundang bupati.
DARA | Memang sudah menjadi tradisi di Kabupaten Bandung, setiap menjelang Lebaran para wartawan diundang bupati bertemu di rumah dinas.
Jelang Lebaran tahun ini pun begitu. Boleh jadi ini suatu kehormatan bagi para wartawan. Namanya diundang bupati pasti menjadi sebuah kegembiraan yang tak terhingga. Itu makanya tidak sulit mengumpulkan wartawan untuk hadir dalam acara tersebut. Puluhan warawan pun hadir di rumah dinas bupati tersebut, Sabtu (7/3/2026).
Bupati Bandung Dadang Supriatna memang dikenal dekat dengan wartawan, dalam pertemuan tersebut bupati menjelaskan berbagai program kerjanya.
Kata bupati, pers berperan penting dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat. Namun, bupati mengajak para wartawan untuk terus menjaga sinergitas dengan pemerintah daerah. K
Sisi lain, bupati menjelaskan ketersediaan bahan pokok serta pasokan kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran, termasuk soal kesiapan pengamanan arus mudik dan arus balik.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bandung, Teguh Purwayadi, menjelaskan pertemuan itu adalah ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan media terkait kondisi Kabupaten Bandung.
“Kami juga berdiskusi mengenai sejumlah hal penting di Kabupaten Bandung. Apalagi saat ini kita menghadapi Lebaran sehingga pemerintah harus menyiapkan berbagai hal seperti ketersediaan bahan makanan, pasokan kebutuhan pokok, serta kesiapan arus mudik dan arus balik,” jelasnya.
Menurut Teguh, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan berbagai kebijakan pemerintah kepada masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus menjaga hubungan baik dengan insan pers.
Pertemuan berlangsung sekitar satu jam. Setelah bubar, wartawan pun senyum-senyum saking bahagianya bisa bersilaturahmi dan berdialog panjang lebar dengan bupati.
Editor: denkur

Opini Pembaca