Logo
Featured Image
Foto: istimewa
Bandungraya

Aksi Damkar Bandung Barat Sepanjang Tahun 2026, Selamatkan 914 Kejadian

Jurnalis
Wartawan Heni Suhaeni
Editor Denkur 16 September 2026

DARA | Aksi para petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Bandung Barat (KBB) dalam upaya menyelamatkan korban kejadian, jumlahnya cukup banyak.

Sepanjang tahun 2026,  per Agustus saja upaya heroik yang dilakukan para petugas Damkar berhasil menyelamatkan 914 kejadian yang tersebar di 16 kecamatan se-KBB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan KBB, Siti Anshoriah menyebutkan, fenomena saat ini petugas Damkar tidak hanya menolong korban pada saat kejadian bencana saja.

Namun warga menghubungi petugas Damkar untuk urusan-urusan yang mereka tidak bisa menanggulanginya, seperti ada ular masuk rumah, sarang tawon, terjebak di rumah sendiri, bahkan mengeluarkan cincin dari jari tangan dan lain-lainnya.

"Hari ini saja, ada permintaan dari warga Lembang tentang seekor sapi yang masuk ke lubang torn. Ya, belakangan ini, banyak permintaan bantuan bukan karena ada bencana, kita tetap uapayakan datang,"ujar Siti, yang akrab dipanggil Aan ini, Rabu (16/9/2026)

Kendati diakuinya, para petugas tidak memiliki skill khusus untuk menangani kasus-kasus seperti itu. Namun ia menyarankan kepada para petugas Damkar agar mempelajari berbagai hal, yang diakses melalui media sosial seperti YouTube atau Tiktok.

Sementara ini, pihaknya belum memberikan pembekalan secara khusus untuk di luar kedaruratan bencana, kepada petugas Damkar yang berjumlah 166 personel tersebut. 

Ia menambahkan, para personel Damkar saat ini siap melayani permintaan bantuan dari warga dengan pos wilayah di Lembang, Cikalongwetan, Cililin, Copatat, Sindangkerta , Parongpong dan mako.

Lebih lanjut Aan menyebutkan jika jumlah penyelamatan tertinggi terjadi pada Juli sebanyak 103 kejadian dan Agustus 123 kejadian. Sebelumnya, penyelamatan juga cukup tinggi pada April sebanyak 133 kejadian, Maret 125 kejadian, dan Mei 120 kejadian.

"Jika dilihat berdasarkan wilayah, Cipatat menjadi kecamatan dengan jumlah kejadian kebakaran tertinggi dengan 30 kejadian. Berikutnya Padalarang dengan 27 kejadian, Lembang 25 kejadian, Ngamprah 18 kejadian, serta Cihampelas dan Cikalongwetan masing-masing 17 kejadian, "ucapnya. 

Sementara untuk kejadian penyelamatan, ia menyebut, Padalarang tercatat paling tinggi dengan 172 kejadian. Disusul Ngamprah sebanyak 146 kejadian, Parongpong 117 kejadian, Lembang 85 kejadian, dan Cipatat 63 kejadian.

Terkait, musim kemarau panjang sejak Juli-September, Aan menyatakan bahwa cukup rentan dengan kebakaran.

Tercatat hingga Agustus 2026 saja, telah terjadi 210 kebakaran dengan rincian, Januari 9 kejadian, Pebruari 7 kejadian, Maret 18 kejadian, April 8 kejadian, Mei 9 kejadian, Juni 20 kejadian, Juli 73 kejadian dan Agustus 67 kejadian.

Jumlah korban pada saat kebakaran, tercatat 82 korban jiwa dan 23 korban luka.

"Rekapitulasi kita lakukan setelah tanggal terakhir pada bulan itu. Rekapan yang saya sebutkan sampai 210 kejadian, itu berdasarkan catatan per Bulan Agustus," jelasnya.

 

Dapatkan Update Berita Terkini!

Mari bergabung di Saluran WhatsApp kami untuk mendapatkan informasi terbaru dan terpercaya langsung di genggaman Anda.

Gabung Saluran WA

Opini Pembaca